"Bola Tangkas Terpercaya"

Bola Tangkas Terpercaya – Hati-hati, Foto Hoax Rohingya Bisa Memicu Ketegangan

Bola Tangkas Terpercaya – Hati-hati, Foto Hoax Rohingya Bisa Memicu Ketegangan – Pihak militer Myanmar kembali melakukan tindakan kekerasan kepada etnis Rohingya yang mendiami distri Rakhine. Ribuan rumah dan tempat ibadah hancur dibakar.

Kabar mengenai konflik ini memicu meningkatnya kecaman di dunia internasional. Kecaman ini semakin meningkat dengan banyaknya foto tentang kekejaman yang diklaim diambil dari peristiwa di Rakhine.

"Bola Tangkas Terpercaya"

Sebagian foto bisa memicu kemarahan, namun ternyata tidak sedikit yang palsu. Ternyata foto-foto itu tidak benar-benar diambil dari Rohingya.

Kabar mengenai Rohingya ini cukup samar. Ini karena jurnalis kesulian untuk mendapatkan akses masuk dan melipun apa yang terjadi di Rakhine.

Bola Tangkas Terpercaya

Bahkan bagi mereka yang berhasil masuk ke sana, banyak menemukan fakta situasi yang cepat berubah. Selain itu, permusuhan yang terus menegang kepada etnis Rohingya mempersulit pengumpulan informasi.

Beredarnya foto-foto yang diklaim diambil dari konflik Rohingya di media sosial dijadikan sumber informasi oleh sebagian orang. Sayangnya, banyak dari foto-foto tersebut yang ternyata palsu.

Seperti yang dilakukan Wakil Perdana Menteri Turki Mehmed Simsek pada 29 Agustus 2017 lalu, beberapa hari setelah konflik Rohingya kembali meletus. Lewat empat foto yang dia unggah di akun Twitternya, Simsek mendorong dunia internasional mendesak penghentian upaya pembersihan etnis Rohingya.

Unggahannya telah dikicaukan ulang (retweet) sebanyak 16 ribu kali. Tidak hanya itu, foto-foto tersebut juga disukai sebanyak 1.200 pengguna Twitter lainnya.

Tetapi, dia segera mendapat kritik tentang otentifikasi dari foto-foto itu. Tiga hari usai foto tersebut diunggah, lantaran banyak orang mempertanyakan keaslian foto itu, Simsek pun menghapusnya.

Foto pertama menunjukkan sejumlah mayat yang membengkak. Foto tersebut begitu sulit dilacak asal sumbernya.

Sejumlah warga Burma yang melihat unggahan itu menyebutm foto itu merupakan para korban angin topan Nargis yang terjadi pada 2008. Sementara sebagian yang lain menyebut foto itu adalah foto korban insiden kapal di Myanmar.

Tidak ada foto serupa yang bisa ditemukan terkait insiden itu. Tetapi foto-foto yang sama muncul di sejumlah laman tertanggal tahun lalu.

Foto kedua menunjukkan seorang wanita berkabung karena seorang pria yang tewas dalam kondisi terikat di pohon. Foto itu ternyata diambil di Aceh pada Juni 2003 oleh seorang fotografer yang bekerja untuk Reuters.

Foto ketiga mengenai dua bayi yang menangis di atas jasad ibu mereka. Ternyata foto itu diambil di Rwanda pada Juli 1994 oleh Albert Facelty untuk Sipa, yang juga memengangi World Press Award.

Sementara foto keempat juga cukup sulit dilacak sumbernya. Foto tentang banyak orang yang menaiki perahu kecil dapat ditemukan pada laman sebuah NGO yang mengumpulkan bantuan untuk korban banjir di Nepal.

Bola Tangkas Terpercaya – Hati-hati, Foto Hoax Rohingya Bisa Memicu Ketegangan

Posted by

Goodbola5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *