Akhirnya Pria yang Ngaku-ngaku Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Ini Ditangkap Polisi

Akhirnya Pria yang Ngaku-ngaku Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Ini Ditangkap Polisi –¬†Akhirnya pria SK, pria berusia 40 tahun ditangkap polisi.

Agen Bola Piala Dunia 2018
Akhirnya Pria yang Ngaku-ngaku Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Ini Ditangkap Polisi

Sebelumnya beberapa bulan lalu, kelakuan pria dan bersama rekannya itu sempat ramai diperbincangkan dan dibagikan melalui pesan berantai.

Agen Bola Piala Dunia 2018

Biasanya ia dan rekannya, H, menikmati kehidupan mewah dengan mengaku sebagai staf kepresidenan Republik Indonesia

Penuturannya dalam pemeriksaan, awalnya, SK bertemu dengan seorang pria berinisial H yang masih dalam pengejaran polisi.

Kepada SK, H menawarkan jasa pembuatan ID staf kepresidenan bidang intelijen dan lencana palsu dengan harga Rp 5 juta sekali memesan.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi mengatakan, berbekal ID palsu dari H, SK berkeliling ke sejumlah tempat dan mendekati sejumlah pejabat di berbagai daerah.

“Awalnya SK ini meng-entertaint para korbannya, misalnya mengajak makan di tempat makan mewah, karaoke dan sebagainya

Kepada para korban SK mencoba meyakinkan bahwa dirinya punya pengaruh,” ujar Ade di Mapolda Metro Jaya

Pelaku juga menjanjikan sejumlah pengusaha dan pejabat itu untuk menjadi backing saat terjerat masalah.

Karena percaya, para korban biasanya akan meng-entertaint balik pelaku dengan menyajikan makanan hingga hiburan mewah

Setelah SK dan para korbannya telah menjalin hubungan pertemanan yang dekat, SK mulai meminta sejumlah uang dengan dalih sebagai pinjaman karena tengah dalam kondisi terdesak.

“Kalau sudah dapat, SK berpindah tempat dengan ID dan KTP baru buatan H dan kembali mendekati pejabat dan pengusaha penting di lain daerah,” kata dia

Akhirnya Pria yang Ngaku-ngaku Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Ini Ditangkap Polisi

Posted By :

GOODBOLA

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *