Agen Bola Pasti Bayar – Bahas Regulasi Bitcoin Di G-20 Ada Usulan Dari Sri Mulyani

Agen Bola Pasti Bayar – Bahas Regulasi Bitcoin DiG-20 Ada Usulan Dari Sri Mulyani – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan melihat terlebih dulu soal inisiasi pembuatan regulasi bitcoin. Hal tersebut menyusul ada keinginan dari Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire agar regulasi soal bitcoin dibahas dalam pertemuan G-20 di Buenos Aires, Argentina pada 2018.Sri Mulyani menyatakan, sebenarnya yang dibahas dalam pertemuan tersebut, adalah soal kerja sama antar negara anggota G-20 dalam menjaga pertumbuhan ekonomi global.

Selain itu, lanjut dia, dalam pertemuan tersebut juga akan dibahas soal perpajakan internasional dengan bergulirnya Automatic Exchange of Information (AEoI).”Dan terutama kerja sama perpajakan internasional yang merupakan achieve sangat baik dari G-20. Jadi kita akan fokus kepada itu,” lanjur dia.

Sementara terkait dengan pembahasan regulasi bitcoin, Sri Mulyani menyatakan masih akan melihat inisiatif seperti apa yang akan disampaikan oleh Menteri Keuangan Prancis.‎”Mengenai perkembangan bitcoin nanti kita lihat inisiatif dari menteri keuangan Prancis,” ujar dia.

Agen Bola Pasti Bayar

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyatakan‎ Indonesia bukan satu-satunya negara yang melarang bitcoin sebagai alat transaksi yang sah. Saat ini, sejumlah negara telah menunjukkan sikapnya soal uang virtual ini. Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni Panggabean mengatakan, negara-negara seperti Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru telah secara tegas melarang bitcoin untuk menjadi alat pembayaran.Oleh sebab itu, lanjut Eni, pihaknya tidak pernah mengakui bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Selain itu, BI juga siap memberikan sanksi kepada PJSP yang memfasilitasi penggunaan bitcoin sebagai alat pembayaran.

Agen Bola Pasti Bayar – Bahas Regulasi Bitcoin DiG-20 Ada Usulan Dari Sri Mulyani

Posted By

GoodBola77.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *